Menjaga kesehatan mulut bukan hanya tentang menyikat gigi dua kali sehari dan menggunakan benang gigi. Masalah utama yang sering muncul meskipun kita merasa sudah rajin membersihkan gigi adalah terbentuknya plak yang lama-kelamaan mengeras menjadi karang gigi atau kalkulus. Melakukan Pembersihan Karang Gigi secara rutin melalui bantuan dokter gigi profesional merupakan satu-satunya cara untuk menghilangkan timbunan mineral yang membatu tersebut. Karang gigi tidak bisa hilang hanya dengan sikat gigi biasa karena ikatannya yang sangat kuat pada email gigi dan gusi. Jika dibiarkan, tumpukan ini akan menjadi rumah bagi jutaan bakteri yang memicu peradangan gusi, bau mulut kronis, hingga masalah yang lebih serius seperti pengeroposan tulang penyangga gigi yang bisa mengakibatkan gigi tanggal di usia muda.
Proses terbentuknya karang gigi diawali dari sisa makanan yang bercampur dengan air liur dan bakteri, membentuk lapisan lengket yang disebut plak. Dalam waktu kurang dari 48 jam, plak yang tidak dibersihkan akan mulai mengalami mineralisasi. Karang gigi biasanya menumpuk di area yang sulit dijangkau oleh sikat gigi, seperti di sela-sela gigi belakang atau di bawah garis gusi. Karang gigi yang berada di bawah garis gusi (subgingival) adalah yang paling berbahaya karena dapat menyebabkan kantong gusi (pocket) semakin dalam, yang memicu penyakit periodontitis. Itulah sebabnya, prosedur pembersihan profesional menggunakan alat ultrasonik scaler sangat diperlukan untuk menggetarkan dan menghancurkan karang gigi tanpa merusak lapisan pelindung gigi itu sendiri.
Banyak orang bertanya-tanya Mengapa Deep Cleaning Penting untuk dilakukan secara konsisten, terutama jika mereka tidak merasakan keluhan nyeri. Jawabannya terletak pada sifat penyakit gusi yang sering kali bersifat “silent” atau tanpa gejala yang nyata di awal. Saat gusi mulai berdarah ketika Anda menyikat gigi, itu adalah tanda awal bahwa bakteri di dalam karang gigi sudah mulai mengiritasi jaringan lunak Anda. Deep cleaning atau scaling membantu memutus siklus peradangan ini sebelum mencapai saraf atau jaringan ikat yang lebih dalam. Selain itu, prosedur ini juga bermanfaat untuk menghilangkan noda (stain) akibat konsumsi kopi, teh, atau rokok, sehingga gigi akan tampak lebih bersih dan cerah secara alami tanpa perlu melakukan perawatan pemutihan yang mahal.
Manfaat jangka panjang dari pembersihan rutin ini juga berkaitan erat dengan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Penelitian medis terbaru menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara kesehatan gusi dengan penyakit sistemik seperti penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Bakteri dari infeksi gusi dapat masuk ke aliran darah dan memicu peradangan di bagian tubuh lainnya. Oleh karena itu, menjaga mulut tetap bersih dari karang gigi bukan sekadar urusan estetika senyum, melainkan investasi penting bagi kesehatan organ dalam Anda. Dengan rutin melakukan kunjungan ke dokter gigi, potensi masalah kecil bisa dideteksi sejak dini sebelum berubah menjadi prosedur medis yang kompleks dan membutuhkan biaya yang jauh lebih besar di kemudian hari.
Melakukan kunjungan rutin Setiap 6 Bulan adalah standar emas yang disarankan oleh para ahli kesehatan di seluruh dunia. Durasi enam bulan dianggap sebagai waktu yang cukup bagi karang gigi untuk mulai terbentuk kembali meskipun dengan teknik sikat gigi yang baik. Dalam sesi pembersihan ini, dokter gigi juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap adanya lubang kecil, sariawan yang tidak kunjung sembuh, atau tanda-tanda awal kanker mulut. Dengan demikian, rutinitas ini memberikan perlindungan ganda: menjaga gigi tetap kuat dan memastikan kesehatan mulut tetap terkontrol dengan baik. Jadikan pembersihan karang gigi sebagai bagian dari gaya hidup sehat Anda, agar senyum yang indah dan fungsional dapat terus terjaga hingga masa tua nanti.


